ALSA Conference Singapore 2022 “Access to Justice: A Human-Centered Approach”

ALSA LC UGM kembali berpartisipasi mengikuti acara tahunan ALSA International. Adapun, acara yang dimaksud adalah ALSA Conference Singapore 2022 yang berlangsung pada tanggal 26 - 28 Januari 2022 lalu. Meskipun diadakan secara hybrid, namun kedua anggota ALSA LC UGM, yaitu Anastasia Hilda (2019) dan Satribudi Praharsa (2020), serta keseluruhan delegasi Indonesia lainnya mengikuti keseluruhan acara ini secara daring via Zoom Cloud Meetings.



Pada tahun ini, ALSA National Chapter Singapore dipercaya sebagai tuan rumah yang menyelenggarakan acara ALSA Conference dengan mengangkat tema besar “Access to Justice: A human-centered approach”. Ternyata urgensi pemilihan tema ini sangat relevan dan menarik untuk dibahas apabila berkaca dari dinamika akses terhadap keadilan yang memiliki problematikanya masing-masing di setiap negara anggota ALSA yang berada di kawasan Asia. Berlangsung selama tiga hari, pada hari pertama seluruh peserta disambut dengan rangkaian Opening Ceremony yakni keynote speech dari Mr. Edwin Tong selaku Minister for Culture, Community, & Youth and Second Minister for Law. Selanjutnya, delegasi diajak untuk lebih mengenal negara Singapura melalui city tour secara virtual.

Masih pada hari pertama, pembahasan mengenai tema besar ALSA Conference 2022 dikupas secara lebih mendalam dalam agenda Panel Discussion yang menghadirkan 4 (empat) pembicara yakni Mr. Alexander Woon, Mr. Jonathan Wong, Ms. Jessica Alam, dan Ms. Rachel Gan, serta dipandu secara interaktif oleh Professor Eugene Tan. Setelah itu, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi melalui sesi tanya jawab dan Lightning Talk. Berakhir pada sore hari, kegiatan hari pertama ditutup dengan agenda Cultural Sharing yang berisikan persembahan video setiap negara dan games. Pada hari kedua, terdapat agenda Academic Chamber Sessions di mana delegasi akan dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan subtema dari tema besar ALSA Conference 2022. Kegiatan dilanjutkan dengan Alumni Sharing dan Mock GCM. Memasuki hari terakhir, setiap kelompok dari Academic Chamber diberikan kesempatan untuk melakukan presentasi dari position paper yang telah dibuat. Antusiasme peserta dalam menyampaikan gagasan dari pokok permasalahan yang ada semakin meningkatkan euforia acara. Kegiatan ALSA Conference 2022 ditutup dengan hangat melalui agenda Closing Ceremony. Adapun, dalam sesi awarding delegasi Indonesia sedikit banyak memperoleh penghargaan baik sebagai Best Position Paper Chamber A, B, C, dan D, serta Best Mock GCM Chamber 1 dan 2. Proficiat!



Tiga hari penuh makna, baik dalam memperluas pengetahuan hukum dan budaya, serta mendapatkan teman baru dari berbagai negara. Nampaknya, itulah kalimat yang dapat menggambarkan perjalanan mengikuti ALSA Conference 2022. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, harapannya delegasi dapat menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan yang didapat demi perkembangan hukum yang lebih baik di setiap negara khususnya di kawasan Asia.


Recent Posts