ALSA Legal Class

Pada 25 April 2017, ALSA LC UGM mengadakan sebuah acara ALSA Legal Class, acara ini mengusung konsep workshop dan diperuntukkan mahasiswa internal Fakultas Hukum UGM. ALSA Legal Class merupakan program kerja baru dari Law Develoment Division, acara ini mengusung tema “How To Write a Praper Legal Essay” pemilihan topik ini didasarkan kepada tujuan serta visi dan misi ALSA, yang salah satunya yaitu mengembangkan pengetahuan ilmu hukum, mengoptimalkan usaha-usaha pengembangan Sumber Daya Manusia, baik secara kualitas maupun kuantitas, serta Mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki kontribusi nyata untuk pembangunan bangsa yang mewajibkan Mahasiswa memiliki sikap kritis yang dituangkan baik dalam bentuk pemikiran yang disampaikan melalui lisan ataupun tulisan, apalagi seorang Mahasiswa Hukum dituntut untuk memiliki kedua kemampuan tersebut.


Pada acara Legal Class ini, kami mengundang satu orang pembicara, yaitu Reynard Kristian dari FPPH Palapa Fakultas Hukum UGM. Materi yang disampaikan dalam acara ini adalah tentang bagaimana cara menumbuhkan minat menulis, yang dimana langkah awalnya adalah perbanyak membaca, karena jika kita awali dengan banyak membaca referensi buku ataupun jurnal akan memudahkan kita dalam mencari ide terkait hal yang akan kita implementasikan dalam karya tulis ilmiah. Dalam proses pengimplementasian itu, merupakan hal yang wajar apabila kita mengutip dari pendapat orang lain demi mendukung apa yang kita tulis dalam karya ilmiah, namun dalam penulisan karya tulis pun kita tidak boleh melakukan plagiasi, di dalam mengutip pendapat orang lain hendaknya dicantumkan pula sumber darimana kita memperoleh kutipan tersebut dalam bentuk catatan kaki. Di dalam penulisan karya ilmiah, penyusunannya harus runtut mulai dari latar belakang, rumusan masalah, pembahasan, penutup, daftar pustaka supaya sistematis. Setiap karya ilmiah itu pada dasarnya memiliki keunikan tersendiri karena setiap penulis memiliki gaya masing-masing dalam penyampaiannya yang dituangkan dalam karya tulis ilmiah, meskipun unik tetap saja penulisannya harus sesuai dengan kaidah tata Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Recent Posts