ALSA Legal Discussion 2022




Divisi Law Development ALSA LC UGM kembali mengadakan kegiatan ALSA Legal Discussion2022 pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 secara daring melalui Zoom Cloud Meetings dan Livestream kanal YouTube ALSA LC UGM. ALSA Legal Discussion 2022 merupakan seminar yang mendiskusikan mengenai apakah restorative justice dapat dengan efektif diterapkan dalam penyelesaian perkara lingkungan hidup dan apakah hukum yang saat ini berlaku sudah cukup mengakomodasi penerapan restorative justice dalam penyelesaian perkara lingkungan hidup. Acara ini diharapkan dapat meluruskan berbagai mispersepsi yang menjadi pemicu kemunculan kontroversi di masyarakat. ALSA Legal Discussion 2022 berhasil menghimpun 119 (seratus sembilan belas) peserta yang terdiri dari berbagai kalangan masyarakat.


Acara ini diawali dengan doa bersama, pembukaan oleh Master of Ceremony, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta ALSA Anthem, lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Shaina Alethea Wuwungan selaku Project Officer

ALSA Legal Discussion 2022, Zuhdi F. Ariawan selaku Director of ALSA LC UGM, dan Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv. LL.M., LL.D. selaku perwakilan Dekanat Fakultas Hukum UGM. Sesi selanjutnya yang merupakan rangkaian utama ALSA Legal Discussion 2022 yaitu sesi diskusi oleh 3 (tiga) narasumber, yaitu Jasmin Ragil Utomo, S.H., M.M. (Direktur Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup), Raynaldo G. Sembiring, S.H. (Executive Director of Indonesian Center of Environmental Law), dan Dr. Wahyu Yun Santoso, S.H., M.Hum., LL.M. (Dosen Hukum Lingkungan Universitas Gadjah Mada). Diskusi diawali dengan beberapa pertanyaan pemantik dari moderator, yaitu Ni Putu Wimar Maharani, S.H., kemudian terdapat pula sesi tanya jawab sebanyak 3 (tiga) termin antara pembicara dan narasumber di mana pertanyaan dibacakan oleh moderator.


Sesi diskusi dan tanya jawab diakhiri dengan kesimpulan oleh moderator dan penyerahan plakat kepada ketiga pembicara dan moderator. Kemudian, dilaksanakan sesi foto bersama dan penutupan oleh Master of Ceremony sebagai penutup dari ALSA Legal Discussion 2022.