ALSA Social Activity 2022 "Empowering The Hidden Future"





Divisi External Affairs ALSA LC UGM kembali mengadakan kegiatan ALSA Social Activity pada tanggal 23 - 24 April 2022 secara hybrid. Pada tahun ini, ALSA Social Activity 2022 terdiri dari kegiatan outbond dan talkshow mengenai “Pemerataan Kualitas Pendidikan untuk Komunitas Marginal” yang bersifat terbuka untuk masyarakat umum. Diselenggarakannya acara ini bertujuan untuk membahas kondisi, tantangan, dan hambatan terkait pemerataan pendidikan di Indonesia serta mengevaluasi rencana pemerintah ke depan untuk distribusi pendidikan di Indonesia. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah penyampaian aspirasi serta diskusi antara perwakilan Komunitas Sekolah Marjinal Yogyakarta dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia mengenai ide dan perhatian terhadap kelompok marginal saat ini.

Pada hari pertama, ALSA Social Activity 2022 mengadakan kegiatan outbond bersama para murid dari Sekolah Marjinal dalam bentuk permainan yang berkaitan dengan nilai-nilai akademik, olahraga, seni, dan juga kesehatan mental. Para murid Sekolah Marjinal juga mendapatkan hadiah apabila memenangkan outbond tersebut. Hal ini bertujuan agar jiwa kompetitif dan solidaritas para murid dari Sekolah Marjinal terbentuk dari kegiatan outbond. Setelah permainan, para murid akan mengikuti sesi kesenian. Kegiatan ini tentunya menawarkan hadiah untuk setiap pemenang dari kegiatan yang ada. Setiap murid juga mendapat goodie bag di akhir acara luring ALSA Social Activity 2022.

Pada hari selanjutnya, acara daring ALSA Social Activity 2022 diawali dengan pembukaan dari Master of Ceremony (MC) serta sambutan dari Project Officer ALSA Social Activity 2022, Director of ALSA LC UGM, dan Ketua Komunitas Sekolah Marjinal. Setelah itu, sesi talkshow yang bertema “Pemerataan Kualitas Pendidikan untuk Komunitas Marginal” pun dimulai. Sesi talkshow mendiskusikan mengenai ide dan perhatian terhadap kelompok marginal saat ini dengan pembicara yaitu Bapak Satria Akbar Saputra selaku perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Bapak Akhid Haefani Hilal selalu perwakilan dari komunitas Sekolah Marjinal. Acara pun kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang terbuka untuk para peserta.

Acara ALSA Social Activity 2022 pun ditutup dengan penyerahan plakat dan sertifikat kepada Ketua Komunitas Sekolah Marjinal serta pembicara dan moderator. Kemudian dilaksanakan sesi foto bersama sebagai penutup dari ALSA Social Activity 2022.


Recent Posts